Senin, 17 Oktober 2011

tugas 3 menghitung bilangan


tugas 3 menghitung bilangan PTIK.


SOAL :

1.17(O)=.......(b)
2.1010101(b)=..(o)
3.116(o)=......(h)
4.45(d)=.......(o)
5.29(h)=.......(b)
6.2011(o)=.....(b)
7.89(d)=.......(0)
8.7B(h)=.......(b)
9.68(h)=.......(o)
10.4F(h)=......(d)
jawaban
1. 17 (o)= 10001    (b)
17/2  à 1 
8/2 à 0 
4/2 à0
2/2  à1
  
jadi hasilnya:10001


2.  1010101 (b)=  125 (o)
001           010          101
(0.22+0.21+1.20)+(0.22+1.21+0.20)+(1.22+0.21+1.20)
      1                     +2                         +5
 = 125
Jadi hasil dari biner ke okta adalah:125


3. 116 (o)=           (h)

  1      1     6                                                         

   1.82+1.81+6.80                                                                                     

    64 +  8  +  6

   =78                                                                      
      78/16 sisa 14=E

       =4 
jadi hasil dari okta ke hexsa adalah:4E
4.  45 (d)=     55        (o)

45/8  à 5

5/8 à5

= 55
jadi hasil dari desimal ke okta adalah:55


5. 29 (h)=    101001        (b)
2          ||   9
(0010  )   ||(1001)
=00101001
jadi hasil dari hexsa ke biner adalah:00101001


6. 2011(o)=    10000001001          (b)
2              0              1              1
010           000         001         001
=010000001001
jadi hasil dari okta ke biner adalah:010000001001


7. 89 (d)=   131       (o)
89/8 à 1
11/8 à 3
1
=131
jadi hasil dari desimal ke okta adalah:131


8. 7B (h)=   01111011     (b)
7              B=11
0111       1011
=01111011
jadi hasil dari hexsa ke biner adalah:01111011


9. 68 (h)=  150           (o)
6              8
110         1000
001101000 à 001             101         000
=                             1              5              0
=150
jadi hasil dari hexsa ke okta adalah:150



10. 4F(h)=  79         (d)
4              F=15
4.161  +   15.160
=64 + 15
=79
jadi hasil hexsa ke biner adalah :79

Selasa, 04 Oktober 2011

TUGAS 2 PTIK

Wireless

Wi-Fi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkabel (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11. Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b, seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan, spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya

Awalnya Wi-Fi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (wireless card) atau personal digital assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses (atau dikenal dengan hotspot) terdekat.


* 1 Spesifikasi
* 2 Wi-fi Hardware
* 3 Mode Akses Koneksi Wi-fi
o 3.1 Ad-Hoc
o 3.2 Infrastruktur
* 4 Sistem Keamanan Wi-fi
* 5 Popularitas Wi-fi


Fiber Optic

pengertian fiber optic atau serat optik adalah jenis kabel yang bahannya terbuat dari serat kaca dan mempunyai kecepatan tranfer data yang tinggi, kabel fiber optic atau serat optik umumnya digunakan oleh penyedia layanan internet (ISP) untuk terhubung ke backbone NAP (Network Access Provider)
pengertian fiber optic atau serat optic
agar lebih jelas berikut ini adalah gambaran umum sistem transmisi fiber optik :
Pada komunikasi fiber optik, sinyal yang digunakan adalah dalam bentuk digital, sedangkan penyaluran sinyal melalui serat optik adalah dalam bentuk pulsa cahaya. Pulsa cahaya diperoleh dari proses memodulasi sinyal informasi dalam bentuk digital kedalam suatu komponen sumber optik. Proses ini terjadi pada arah kirim, sedangkan pada arah terima melalui detektor optik, pulsa cahaya diubah kembali dalam bentuk sinyal digital.
Bila jarak antara stasiun pengirim dengan stasiun penerima berjauhan, sinyal pulsa cahaya yang ditransmisikan akan mengalami proses pelemahan yang disebabkan adanya rugi-rugi yang timbul selama proses pengiriman sesuai dengan panjang dan jenis saluran optik yang digunakan. Untuk mengatasi hal tersebut pulsa cahaya akan diregenerasikan sesuai dengan keadaan pada saat pengiriman. Proses ini terjadi pada stasiun pengulangan.

FACSIMILE

Faksimile atau biasa dikenal dengan faks, berasal dari kata 'fac simile' (make similar) dalam bahasa latin, yang artinya membuat salinan yang sama dengan aslinya. Dalam bidang yang lain, mesin faks juga dapat disebut telecopier. Mesin faks adalah peralatan komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan dokumen dengan menggunakan suatu perangkat yang mampu beroperasi melalui jaringan telepon dengan hasil yang serupa dengan aslinya.

Sedangkan Menurut A.G. Pringgodigdo, mesin faks adalah sistem transmisi tanpa kawat untuk gambar-gambar dan grafik-grafik dengan cara mengatur sinar cahaya dan foto elektrik sel serta mengubah bagian gelap dan terang dari suatu bahan sehingga dapat dipancarkan dalam suara, lalu pesawat penerima akan mengubahnya kembali seperti aslinya kepada kertas yang telah diolah secara ilmiah. Selain mengirimkan dokumen, mesin faks juga mampu menghantarkan citra foto dengan fasilitas half tone. Mesin faks biasanya terdiri dari modem, mesin fotokopi, alat pemindai gambar, dan alat pencetak data (printer).
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Proses kerja
* 2 Kertas faks
* 3 Kemampuan
o 3.1 Penggolongan transmisi
o 3.2 Pemilihan mode
* 4 Keunggulan dan kekurangan
* 5 Referensi
* 6 Pranala luar

Proses kerja

Proses kerja mesin faks diawali dengan keharusan bahwa penerima dan pengirim harus memiliki mesin faks. Pengirim akan memasukkan dokumen yang hendak dikirim ke bagian feeder mesin faks dan selanjutnya menekan nomor telepon mesin faks yang dituju. Ketika koneksi telah terjadi dengan mesin faks tujuan, maka mesin faks akan melakukan scanning dengan membaca area yang sangat kecil pada dokumen tersebut. Mesin faks tersebut akan mengubahnya menjadi suatu sinyal listrik untuk kemudian menerjemahkan daerah yang dibaca sebagai daerah gelap atau terang dengan menandainya “0” untuk gelap dan “1” untuk terang. Sinyal listrik tersebut lalu ditransmisikan melewati saluran telepon dan menuju mesin penerima faks. Mesin penerima tersebut kemudian menangkap dan mengartikan sinyal listrik untuk membuat suatu dokumen yang persis sama dengan aslinya dan kemudian mencetaknya.
[sunting] Kertas faks

Dalam mencetak dokumen melalui mesin faks, digunakan kertas khusus yaitu thermal paper yang peka panas (heat-sensitive thermal). Thermal Paper adalah kertas yang dipenuhi dengan bahan kimiawi yang akan [erubah warna ketika dipanaskan. Kertas ini biasa digunakan pada pencetak termal. Permukaan thermal paper dilapisi campuran bahan pewarna yang padat dan kandungan yang sesuai, seperti fluoran leuco dye dan octadecylphosphonic acids. Thermal paper mengandung konsentrat Bisphenol A yang cukup tinggi, yaitu bahan pemecah endokrin.

Untuk tindakan pencegahan, dalam dunia bisnis, kertas termal mesin faks tidak dapat diakui sebagai bukti nyata dalam hukum undang-undang, kecuali jika telah disalin terlebih dahulu. Hal ini terjadi karena tinta yang digunakan pada kertas faks mudah luntur, terutama jika disimpan dalam waktu yang lama. Selain itu, kertas tersebut juga mudah tergulung dan gambar atau tulisan rentan pudar jika terkena sinar matahari.

Ada beberapa indikator yang berbeda dalam mengukur kemampuan mesin faks yaitu melalui grup (group), kelas (class), kecepatan transmisi data (data transmission rate), dan kesesuaian dengan rekomendasi ITU-T. mesin faks biasanya menggunakan standar sambungan PSTN dan nomor telepon. Alasan utama kesuksesan mesin faks adalah bahwa setiap negara di dunia menggunakan standar yang sama, yaitu grup 3. Para ahli percaya bahwa grup 3 berpotensi untuk terus mengalami kemajuan dan perbaikan di masa yang akan datang. Mesin grup 4, yang bekerja empat kali lebih cepat, telah tersedia tetapi hanya dapat bekerja pada sistem pertukaran dalam telepon digital.


Penggolongan transmisi

Mesin faks senantiasa mengalami perkembangan, terutama dalam hal perbaikan kecepatan transmisinya. Hal ini terjadi karena semakin besar kecepatan transmisi, semakin cepat pula dokumen dapat terkirimkan. Penetapan transmisi tersebut dilakukan oleh badan pengawas standar peralatan mesin faks atau ITU-T. tingkat produksi mesin faks berdasarkan penggolongan durasi waktu transmisinya yaitu:

* Golongan I (G1) : waktu transmisi 6 menit
* Golongan II (G2) : waktu transmisi 3 menit
* Golongan III(G3) : waktu transmisi kurang dari 1 menit
* Golongan IV (G4) : waktu transmisi 10 detik


Pemilihan mode

Dalam mengirimkan suatu dokumen, mesin faks menyediakan tiga pilihan mode, yaitu:

* Mode standard. Mode ini merupakan cara tercepat dalam mengirim dokumen yang juga berarti lebih hemat pulsa. Tetapi kualitas hasil pengirimannya kadang-kadang kurang baik. Terlebih jika dokumen tersebut bukan asli atau hasil foto kopi.
* Mode fine. Dalam mode ini resolusi hasil pengiriman lebih baik tetapi membutuhkan waktu transmisi yang lebih lama pula.
* Mode superfine. Mode ini mampu menghasilkan hasil kiriman paling baik di antara kedua mode sebelumnya, yang akan sangat berguna untuk pengiriman dokumen yang sangat penting. Tetapi waktu yang dibutuhkan dalam pengiriman juga jauh lebih lambat.

[sunting] Keunggulan dan kekurangan

Mesin faks membantu pengiriman suatu dokumen ke tempat yang jauh dalam waktu singkat. Ketika mengirim dokumen ke tempat yang jauh, maka mesin faks akan mengirim lebih cepat dan spontan melampaui kinerja pengiriman surat melalui pos. Namun kekurangan mesin faks dalam kualitas telah menurunkannya dalam posisi di bawah surat elektronik atau email sebagai bentuk alat transfer dokumen secara elektronik yang telah tersebar luas dan digunakan banyak sekali orang.

ISDN(Integrated Service Digital Network)

ISDN (Integrated Services Digital Network) adalah suatu sistem telekomunikasi di mana layanan antara data, suara, dan gambar diintegrasikan ke dalam suatu jaringan, yang menyediakan konektivitas digital ujung ke ujung untuk menunjang suatu ruang lingkup pelayanan yang luas. Para pemakai ISDN diberikan keuntungan berupa fleksibilitas dan penghematan biaya, karena biaya untuk sistem yang terintegrasi ini akan jauh lebih murah apabila menggunakan sistem yang terpisah.

Para pemakai juga memiliki akses standar melalui satu set interface pemakai jaringan multiguna standar. ISDN merupakan sebuah bentuk evolusi telepon local loop yang memepertimbangkan jaringan telepon sebagai jaringan terbesar di dunia telekomunikasi.

Di dalam ISDN terdapat dua jenis pelayanan, yaitu:

1. Basic Rate Inteface (BRI)
2. Primary Rate Interface (PRI)

Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Sejarah ISDN
* 2 Latar Belakang ISDN
o 2.1 Keuntungan ISDN
o 2.2 Model Jaringan
o 2.3 Komponen ISDN
* 3 Pelayanan ISDN
o 3.1 Aplikasi yang didukung oleh ISDN
o 3.2 Broadcast-ISDN
* 4 ISDN di Indonesia
o 4.1 Layanan ISDN di Indonesia
* 5 Lihat pula
* 6 Pranala luar
* 7 Referensi

Sejarah ISDN Adalah Sebagai Berikut :

Sebelum terciptanya ISDN, ada juga beberapa jaringan konvensional yang digunakan dalam masyarakat, yaitu:

1. Jaringan Telepon (PSTN = Public Switched Telephone Network)
2. Jaringan komunikasi data (PDN = Public Data Network)
3. Jaringan Telex (PSTX)

Jaringan-jaringan konvensional ini digabungkan menjadi jaringan digital yang terintegrasi dengan cara mendigitalisasi jaringan konvensional tersebut, kemudian jaringan-jaringan yang telah memenuhi konsep Integrated Digital Network diintegrasikan sehingga pada akhirnya kita dapat mengintegrasikan semua jaringan konvensional ini menjadi sebuah jaringan terpadu yang memiliki konsep digital sampai ke pengguna akhir.
Melihat langkah-langkah penggabungan diatas, dapat disimpulkan bahwa IDN merupakan asal mula terciptanya ISDN. Awalnya, telepon jaringan menggunakan kawat atau kabel untuk sarana koneksinya.

Namun pada permulaan tahun 1960-an, sistem telepon ini mulai dikonversi dari sistem analog menggunakan kabel, ke sambungan paket sistem digital. Asal mula munculnya ISDN pita lebar bermula ketika pembuatan trial broadband rampung pada jaringan lokal Bigfon di Berlin pada tahun 1984 hingga kemudian pada tahun yang sama penggunaaan ISDN mulai disosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi ini dimulai oleh CCITT (sekarang ITU), yaitu sebuah organisasi dibawah naungan PBB yang menangani bidang standarisasi telekomunikasi.
[sunting] Latar Belakang ISDN

ISDN muncul menjadi sebuah sarana telekomunikasi di tengah masyarakat akibat adanya pertumbuhan permintaan dalam hal komunikasi suara, data, dan gambar, namun dengan biaya yang rendah dan fleksibilitas yang tinggi. Disamping itu, perkembangan perangkat terminal CTE memberikan kebebasan kepada pelanggan dalam memilih alat komunikasi yang berstandarkan ISDN.
[sunting] Keuntungan ISDN

1. ISDN menawarkan kecepatan dan kualitas tinggi dalam pengiriman data, bahkan 10 kali lebih cepat disbanding PSTN
2. Efisien. Delam satu saluran saja dapat mengirim berbagai jenis layanan (gambar, suara, video) sehingga efisien dalam pemanfaatan waktu
3. Fleksibel. Single interface untuk terminal bervariasi
4. Hemat biaya. Hanya membutuhan satu terminal tunggal untuk audio dan video.

Model Jaringan ISDN :

1. Model Konvensional. Pada masa ini, masing-masing sistem jaringan terpisah, sehingga pengguna akan mengakses ke masing-masing jaringan untuk tiap keperluan layanan yang berbeda satu dengan yang lainnya.
2. Model awal ISDN. Pada masa ini, masing-masing jaringan merupakan subnetwork dari ISDN yang dilengkapi dengan sebuah set saluran dan protokol untuk mengakses ke jaringan. Pengguna terdaftar sebangai pelanggan satu jaringan dengan tetap meminta layanan yang berbeda ke sistem yang juga masih berbeda-beda, tetapi telah menggunakan akses yang sama. Hanya sistemnya saja yang masih berbeda.
3. Model jaringan ISDN penuh. Pengguna bisa mengakses ke satu jaringan lewat satu jalur akses yang sama. Sebab sistem ISDN menyediakan dan telah dapat melayani segala jenis pelayanan yang berbeda-beda.


Komponen ISDN Sebagai Berikut :

Sistem ISDN terdiri dari lima buah komponen terminal utama yang bertugas untuk menjalankan proses layanannya, yaitu terminal Equipment, terminal Adapter, Network Termination, Line Termination, dan Local Exchange.


Pelayanan ISDN Sebagai Berikut :

Ada beberapa fitur layanan utama yang ditawarkan oleh sistem ISDN. Yaitu:

1. Bearer Service.
Bearer Service merupakan layanan awal dan dasar yang diperuntukkan bagi pengguna yang baru bergabung dengan jaringan ISDN. Pengguna baru akan mendapatkan layanan dasar ini begitu mendaftar sebagai pelanggan ISDN. Bearer Service menyediakan layanan transfer mode,transfer rate, dan transfer capability. Layanan ini menunjukkan dan menjelaskan karakteristik jaringan transmisi yang ditawarkan oleh operator penyedia jaringan antara terminal pengguna dan jaringan.
2. TeleService
TeleService adalah layanan yang pada dasaranya telah diberikan dari awal oleh jaringan ISDN, namununtuk menggunakannya harus didukung dari peralatan atau terminal pengguna. Jika pengguna masih menggunakan peralatan standar, maka layanan TeleService ini tidak dapat digunakan.
3. Supplementary Service
Supplementary Service adalah layanan tambahan yang disediakan oleh jaringan ISDN ke pengguna, namun dalam mengaksesnya, pengguna dibebankan biaya tambahan ketika mengaktifkan layanan ini. Supplementary Service digunakan bersama dengan layanan dasar jaringan ISDN.

Aplikasi yang didukung oleh ISDN Sebagai Berikut :

* Teledisket
* PC Workgroup
* Inter LAN
* HiQ Fax
* Video Conference
* Remote Security Control
* Bank Account Line
* Teledoctor
* Wide Voice
* Back Up Line


Broadcast-ISDN Sebagai Berikut :

Akses Broadcast-ISDN muncul akibat dari usaha Jerman melengkapi perumahan dan perkantoran. Ada dua cara untuk memperbesar kapasitas pengiriman data lewat ISDN.

1. SDH, yaitu alat untuk beban 150 Mbps dengan pelayanan yang berbeda dari laju data yang bervariasi
2. ATM, yaitu pengembangan penyambungan paket yang memakai ukuran paket yang sama yang diesebut dengan istilah sel

Pelayanan Broadcast ISDN hampir mirip dengan pelayanan ISDN, yaitu mempunyai:.

* Bearer Service, yaitu pemberian kanal informasi melalui pita lebar tertentu
* TeleService, yaitu pengembangan dari jenis layanan yang pertama, yang bertumpu pada kemampuan switch dan CPE. TeleService dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu Pelayanan Interaktif (mencakup Conversational, Message, dan Retrieval Service), dan Pelayanan Distributif (mencakup distribusi dengan kemampuan kontrol penerimaan dan tanpa kemampuan kontrol penerimaan)

Sabtu, 24 September 2011

tugas PTIK

Folder Lock merupakan sebuah Aplikasi Keamanan Terbaik Untuk Perlindungan File dan Folder pada komputer berbasis sistem operasi Windows sekaligus pada USB Removable Drives. Kenapa bisa menjadi yang terbaik? Ya, karena Penulis sudah mempelajari dan menguji coba puluhan (cukup banyak) Aplikasi sejenis di jagat raya ini, dan dari pengalaman Penulis, bisa disimpulkan bahwa hingga artikel ini ditulis, belum ada aplikasi sejenis lainnya yang mampu menandingi kemampuan, kekuatan, kecerdasan, dan keunikan teknik proteksi, serta fitur-fitur dari Aplikasi Folder Lock.
Hingga artikel ini ditulis, Folder Lock versi terakhir/terbaru adalah versi 5.7.8, namun pada Artikel ini Penulis bermaksud untuk berbagi kepada Pembaca yang budiman tentang Tips dan Trik Pemakaian Folder Lock versi 5.7.5.

Fitur Pada Folder Lock versi 5.7.5
1. Mampu Memproteksi dan menyembunyikan File dan Folder dengan teknik kuncian yang sangat sulit untuk dibongkar, sehingga File dan Folder yang diproteksi tidak bisa diakses (inacessible), tidak bisa dilihat (unseen), tidak bisa dihapus (undelete), tidak bisa dipindahkan (unmovable), tidak bisa dimodifikasi (unmodifiable), dan tidak bisa dicopy (uncopy)

2. Memiliki Dua Pilihan Teknik Proteksi (Kuncian):
a. Total Protection: Lock / Scramble / Encrypt File dan Folder di dalam Folder “Locker”
b. Simple Protection: Lock File dan Folder di sembarang lokasi hardisk, di luar folder “Locker” tanpa menggunakan algoritma enkripsi.
– Total Protection (termasuk proteksi data pada Safe-Mode environment).
Proteksi tipe ini mengharuskan Anda memindahkan seluruh File dan Folder yang ingin Anda proteksi ke dalam Folder “Locker” yang telah disediakan Folder Lock di dalam Folder tempat dimana instalasinya berada agar tidak bisa diakses walau dalam Safe Mode sekalipun.
Proteksi jenis ini meliputi Tiga Opsi Teknik Kuncian: Lock (Penguncian sederhana namun tetap cukup kuat walau tanpa pengacakan data sederhana ataupun dengan algoritma enkripsi), atau Scramble (pengacakan data sederhana tanpa algoritma enkripsi yang kuat, namun lebih dari sekedar penguncian sederhana), atau Encrypt (Proteksi optimal dengan pengacakan data menggunakan algoritma yang sangat kuat – AES 256 Bit).
– Simple Protection (tidak termasuk proteksi data pada Safe-Mode environment).
Proteksi tipe ini tidak akan mengenkripsi data yang akan diproteksi dan tidak mengharuskan Anda memindahkan seluruh File dan Folder yang ingin Anda proteksi ke dalam Folder “Locker” tersebut di atas. Jenis kuncian ini tidak berlaku pada Safe Mode environment, sehingga data yang diproteksi akan dengan mudah terlihat dan terakses sepenuhnya pada Safe Mode environment..

3. Menggunakan algoritma enkripsi yang sangat kuat, yakni AES 256 Bit dalam pengenkripsian File dan Folder, .

4. Menggabungkan kekuatan Algoritma AES 256 Bit dengan Proteksi pada tingkat Kernel Level dan Trik Partisi Drive, sehingga File yang diproteksi (khusus hanya dalam Folder Locker-nya) akan tetap terjaga, tidak bisa diakses walaupun dalam mode Safe-Mode ataupun melalui usaha pengaksesan ilegall dengan menggunakan Sistem Operasi lainnya sekalipun

5. Mampu Me-Lock ataupun Mengenkripsi File dan Folder dalam jumlah tak terbatas (paid version).

6. Dalam pemilihan Password, juga diperkenankan penggunaan special characters dan spasi, sehingga akan lebih dan sangat menyulitkan untuk di-hack.

7. Selain bisa digunakan untuk PC, Folder Lock juga Bersifat Portable, sehingga mampu memproteksi File dan Folder pada USB Removable Drives

8. Memiliki Fitur “Hacker Attempts” Log yang berisi catatan (record) Percobaan Pengisian Log In Password Yang salah sebagai notifikasi bahwa seseorang telah melakukan percobaan akses secara ilegal

9. Fitur Penguncian PC secara otomatis. Bila terjadi kesalahan pengisian LogIn Password lebih dari 3x, secara otomatis Folder Lock akan mengunci PC, dan PC akan tetap terkunci setelah restart atau shutdown. Ini juga sebagai notifikasi bagi Pemilik Folder Lock bahwa telah terjadi percobaan akses secara illegal.

10. Menyediakan Master Key sebagai opsi untuk jaga-jaga bila Pemilik Folder Lock lupa passwordnya

11. Menyediakan Auto Task seperti Auto Program Lock atau Computer Lock, yang secara otomatis tereksekusi setelah sekian menit secara absolut atau setelah sekian menit bila mouse/keyboard tak terpakai ( dalam kondisi idle)

12. Anti-Uninstall Untuk melindungi File dan Folder yang diproteksi juga instalasi Folder Lock, maka pihak pengembang telah membuat Aplikasi Folder Lock ini tidak bisa di-Uninstall tanpa sebelumnya memasukkan Password yang valid/benar/sah.

13. Tidak akan menghapus File yang terproteksi bila Program di-Uninstall. Bila Aplikasi di-Uninstal sesuai prosedur, maka File dan Folder yang terproteksi tidak ikut terhapus, namun akan tetap membiarkannya di dalam hardisk/UFD namun tanpa proteksi.

14. Menyediakan Fitur Stealth Mode (Mode meminimalkan pendeteksian keberadaan aplikasi) dengan personal hotkey sebagai application launcher-nya (paid version)

15. Secure Data Deletion. Menyediakan Penghapusan Data secara Aman (Secure Deletion)
16. Tracks Eraser. Menyediakan penghapusan Tracks seperti Recent Files, dll.

17. Menyediakan 4 Skin yang cantik (paid version) yaitu: ocean blue, crimson red, turtle green, dan purple sparkle.

18. Telah support Windows Vista (hampir 100%) termasuk UAC, fitur Vista yang seringkali menjadi ganjalan bagi para pengembang software maupun pengguna software itu sendiri

19. Satu lisensi, satu proteksi optimal.

Fitur yang dimiliki Folder Lock namun tidak dimiliki oleh Aplikasi sejenis lainnya
1. Hingga artikel ini dibuat, belum ada satupun aplikasi sejenis yang memiliki sekaligus semua fitur Folder Lock tersebut di atas. Aplikasi sejenis lainnya bisa digolongkan miskin (sedikit) fitur.

2. Aplikasi lain hanya memiliki satu teknik kuncian — Simple Lock atau Encrypt File saja,

3. Kebanyakan Aplikasi lain hanya menggunakan algoritma enkripsi maksimal 128 bit atau bahkan bit yang lebih rendah.

4. Tidak ada Aplikasi sejenis lainnya yang mengusung fitur simple data scrambling

5. Kebanyakan Aplikasi sejenis lainnya tidak memproteksi file dalam Safe-Mode (tidak ada Penguncian pada Kernel Level)

6. Kebanyakan Aplikasi sejenis lainnya tidak menyediakan fitur Stealth Mode, Secure Deletion, atau Auto Task.

7. Banyak Aplikasi File Protector lain hanya melindungi dat yang dienkripsi dari akses, tidak dari percobaan penghapusan data ilegall, sehingga data yang terproteksi dengan perlindungan enkripsi 256-bit sekalipun tetap masih mudah terhapus begitu saja.

8. Celakanya, beberapa Aplikasi lain bisa di-Uninstal tanpa perlu memasukkan Password atau Kode tertentu.

Instalasi Folder Lock 5.7.5 Pada Hardisk dan Flash Disk
Dengan Asumsi Anda telah membeli Lisensi Folder Lock 5.5 yang berlisensi Shareware ini, dan telah mendownload dari special location yang disediakan oleh pihak Pengembang Aplikasi khusus untuk para Buyers-nya, termasuk Anda. Maka kini Anda tinggal menginstalnya ke dalam hardisk Anda.
– Pertama-tama, Anda Klik Ganda Folder Lock Setup.exe untuk memulai proses instalasi
– Masukkan Nama dan License Key Anda pada jendela Log In. Lalu ikuti petunjuk selanjutnya.
– Bila Anda bermaksud untuk menginstal Folder Lock 5.7.5 ke USB Removable Drives, seperti Flash Disk, milik Anda untuk Anda jadikan Portable Folder Lock, Anda tetap harus menginstall ke hardisk terlebih dahulu.
– Setelah proses instalasi selesai, Anda diminta untuk Set Password pilihan Anda yang digunakan sebagai Master Password untuk bisa mengakses Folder Lock.
– Untuk Pembuatan Portable Folder Lock yakni Instalasi Folder Lock pada USB Removable Drives seperti external hardisk ataupun USB Flash Drive (Flash Disk), Anda Klik “Browse” pada main window, lalu klik “Move to Portable Disk”, pilih Drive sesuai keinginan Anda. Di sini Anda bisa memilih apakah akan mengcopy-kan instalasi Folder Lock pada internal drive namun berpartisi lain dan/atau pada USB Removable Drive Anda.


Bila sebuah Hardisk milik Anda memiliki tiga partisi, yakni Drive C, D, dan E, maka alangkah baiknya, pada setiap partisi, Anda copy-kan Instalasi Folder Lock pada masing-masing partisi dengan teknik sama seperti saat Anda membuat Portable Folder Lock.
Sebagai catatan: setelah proses Pengcopyan Folder Lock selesai, Anda akan memiliki Password yang sama.pada tiap-tiap drive. Anda bisa mengubah Password pada Flash Disk Anda setiap saat bila Anda menghendaki Password Folder Lock pada Flash Disk Anda berbeda dengan Password Folder Lock pada Internal Hardisk Anda.

Pemakaian Folder Lock 5.7.5 Pada Hardisk dan Flash Disk
Teknik Pemakaian Folder Lock 5.7.5, baik pada hardisk maupun pada USB Removable Drives tida berbeda. Perbedaannya hanya fitur sekunder (selain fitur proteksi) pada USB Removable Drives memiliki sedikit keterbatasan, yakni tidak dimungkinkan fitur deinstalisasi dan fitur stealth-mode.
Teknik Pemakaian:
1. Jalankan Program
2. Masukkan Master Password Anda untuk mengakses Program
3. Bila Password Anda valid/benar, Program akan membuka Folder “Locker” yang dijadikan tempat menampung (container) dari seluruh file dan folder yang diproteksi, namun bila Password salah, maka Program tidak terbuka dan Folder Lock akan mencatatnya sekaligus menganggapnya sebagai “Hacker Attempt” (wrong password attempt). Hati-hati, salah memasukkan password lebih dari 3x, maka Folder Lock akan mengunci komputer Anda atau akan force/abruptly shutdown komputer, walau komputer telah Anda restart, proteksi Lock PC tetap akan aktif. Itulah mengapa Master Key diperlukan, namun sangat tidak disarankan oleh Penulis karena sebagai celah keamanan, dengan asumsi Anda memiliki daya ingatan (password) yang kuat. Sayangnya fitur ini tidak berlaku untuk Windows Vista 32-bit.
4. Seperti dijelaskan di atas dalam Fitur Folder Lock 5.7.5, untuk Teknik Proteksi/Penguncian File dan Folder, Folder Lock 5.7.5 menyediakan 2 Opsi Teknik Kuncian:
a. Total Protection: Lock / Scramble / Encrypt File dan Folder di dalam Folder “Locker”
b. Simple Protection: Lock File dan Folder di sembarang lokasi hardisk, di luar folder “Locker” tanpa menggunakan algoritma enkripsi.

Untuk mengaplikasikan Total Protection:
- Masukkan semua file dan/atau folder beserta seluruh file di dalamnya yang akan diproteksi ke dalam folder “Locker”,
- Klik tombol “Lock” yang berikon anak kunci (key),
- Pilih jenis proteksi sesuai keinginan Anda, Lock/Scramble/Encrypt. Proses ini sekaligus menutup Program Folder Lock.
Sedangkan untuk melakukan Simple Protection, Anda tidak perlu memasukkan file dan folder yang akan diproteksi ke dalam folder “Locker”. Langkah-langkahnya:
- Klik “Browse”,
- Klik “Lock Folders and Drives” yang berikon gembok (padlock),
- Pilih File dan Folder yang akan Anda proteksi, terakhir Anda klik “OK”
- Keterangan: Untuk membuka proteksi (unlock) kuncian Simple Lock ini, Anda Klik “Unlock Folders and Drives”, Pilih File dan Folder yang terproteksi, terakhir, Anda klik “OK”

Tips dan Trik Pemakaian Folder Lock 5.7.5
1. Selalu Gunakan Folder “Locker”.
Karena Simple Protection tidak melindungi File dan Folder yang Anda Proteksi pada Safe Mode environment, maka selalu gunakan folder “Locker” dengan memilih Proteksi yang optimal menggunakan algoritma Enkripsi (Encrypt).

2. Perkuat Password Anda.
Gunakan Password yang tidak mudah ditebak/dikenal orang, namun relatif mudah Anda ingat.
Besaran Bit pada algoritma enkripsi dan Tingkat kesulitan untuk meng-Hack Password Anda tidak hanya tergantung dari kekuatan algoritma enkripsi yang ditanamkan pada Folder Lock 5.7.5, namun juga sangat tergantung pada panjang pendeknya karakter dan jenis karakter yang Anda gunakan sebagai Master Password. Password dengan pilihan kata “admin” lebih mudah di-Hack daripada “4dm1n”, dan password “4dm1n” akan lebih mudah di-Hack daripada “4dm1n15724702 k353p14n”.
Anda bisa mengubah Password Portable Folder Lock pada Flash Disk Anda bila Anda menghendaki agar Password berbeda dengan Password Folder Lock pada Internal Hardisk

3. Teknik Mengakali Hack/Pencurian Password Folder Lock.
- Backup dengan enkripsi lalu Hapus Registry Entry yang berisi Password Folder Lock Anda pada Windows Registry Database:
Registry Path pada: HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\QualityControl -> String Value: _pack.
- Jangan lupa, Saat Anda hendak menjalankan Folder Lock Anda, sebelumnya Anda harus Merge Registry Entry yang telah Anda backup tersebut agar Password Anda valid.
- Matikan Akses ke Windows Registry Editor (lihat No. 6). Catatan: Windows Vista dengan kondisi UAC (User Account Control) aktif akan memberikan jaminan lebih baik daripada UAC non aktif atau varian Windows sebelumnya, karena, walaupun password Folder Lock bisa tercuri dengan sangat mudah via registry, Folder Lock tidak akan ter-hack tanpa hak Administrator atau dengan Standard User.

4. Usahakan untuk menon-aktifkan Master Key pada Folder Lock Options, dengan asumsi daya ingat Anda cukup kuat untuk mengingat password Anda. Pengaktifan Master Key sama artinya dengan pembukaan celah keamanan proteksi dari Folder Lock ini.

5. Blokir Akses ke Windows Safe Mode. Khusus hanya bila Proteksi File dan Folder yang Anda lakukan menggunakan Simple Lock atau dengan kata lain tidak menggunakan “Locker”, maka rekomendasi dari Penulis, Anda harus sekaligus memBlokir (Disable) Akses ke Windows Safe-Mode karena Proteksi File dan Folder tanpa menggunakan folder “Locker” tidak berlaku untuk lingkungan Windows Safe-Mode, sehingga seluruh Data yang diproteksi akan sepenuhnya bisa diakses oleh orang lain tanpa Log In Password.

6. Blokir Akses ke Windows Registry Editor. Blokir saja akses ke Windows Registry Editor untuk menghindari pencurian dan manipulasi Password sah untuk akses Folder Lock serta untuk menghindari penghapusan Error Password (Hacker Attempts) Log/Record. Teknik proteksi Windows Registry Editor dengan teknik Pemblokiran Akses memang terbukti cukup rawan/lemah, namun lebih baik daripada tidak ada proteksi sama sekali.

7. Aktifkan Auto-Task, khususnya Auto-Lock Program setelah sekian menit secara absolut atau setelah mouse dan keyboard tidak Anda gunakan untuk menghindari akses orang lain karena Anda telah meninggalkan komputer namun Anda lupa menutup Program Folder Lock.

8. Backup instalasi Folder Lock. Penulis merekomendasikan Anda untuk mem-backup instalasi Folder Lock Anda dengan cara dikompres (ZIP/RAR) yang terenkripsi pula (gunakan enkripsi yang cukup kuat seperti Winzip 11.1 yang memungkinkan penggunaan algoritma enkripsi 256-Bit) untuk mengindari serangan black-hacker atau virus/trojan, serta sebagai antisipasi bila Program Folder Lock terhapus baik disengaja atau tidak disengaja.

9. Gunakan Virtual Keyboard. Bila Anda bermaksud menjalankan Portable Folder Lock dari Flash Disk Anda di jaringan komputer publik, pastikan Anda gunakan Virtual Keyboard untuk memasukkan password Anda guna menghindari aktifitas keylogging.

10. Solusi Terhapusnya Program Folder Lock 5.7.5 pada Interneal Hardisk maupun Flash Disk. Bila Program Folder Lock terhapus dari Internal Hardisk ataupun Flash Disk Anda, maka Anda cukup Install Ulang (Re-Install) Program pada path/lokasi instalasi yang sama. Dengan begitu File dan Folder yang Anda proteksi bisa di-recover. Sebagai catatan, Password yang digunakan tetap menggunakan Password terakhir yang Anda gunakan.

11. Solusi Masalah Proteksi Task Manager. Folder Lock akan men-disable (menonaktifkan) akses Windows Task Manager secara sementara saat program dijalankan untuk kemudian di-re-enable lagi setelah program ditutup, juga saat terjadi lebih dari 3 kali kesalahan memasukkan password. Tujuan utamanya agar bila terdeteksi Hacker Attempts (wrong password intrusion), maka Auto-Lock PC tidak bisa dimatikan dengan Task Manager/Control-Alt-Del. Namun pada Vista, seringkali Folder Lock tidak me-re-enable Task Manager kembali setelah program tertutup. Ini sangat mengganggu. Solusinya, buka Notepad dan salin registry entry untuk mengaktifkan Task Manager yang dimatikan Folder Lock seperti tertulis di bawah ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System]
“DisableTaskMgr”=dword:00000000

Lalu simpan sebagai REG File tersebut dengan nama “Enable_Task_Manager.reg“.
Setelah tersimpan, Klik Ganda file tersebut atau Klik Kanan file tersebut, dan pilih “Merge” untuk
 dimasukkan ke dalam Windows Registry Databas




 DOWNLOAD PENGUNCI DRIVE